Catatan Islami

2,208 views

KISAH TASBIH FATHIMAH R.ha

Ali r.a. berkata pada murid-muridnya,”Maukah aku ceritakan kepada kalian mengenai Fathimah, putri Rasulullah saw. yang sangat beliau cintai?” Murid-muridnya berkata, “Tentu.” Ali r.a. pun bercerita, “Dengan tangannya, Fathimah menggiling gandum sehingga timbul kapalan di tangannya. Ia mengisi tempat air sendiri dan bekasnya terlihat di dadanya. Ia juga menyapu seluruh bagian rumah sehingga bajunya kotor dan kumal. Suatu ketika, Rasulullah saw. mendapatkan beberapa hamba sahaya wanita. Aku berkata kepada Fathimah r.ha., “Pergilah kepada Rasulullah dan mintalah pembantu kepada beliau agar dapat meringankan pekerjaanmu.” Fathimah r.ha pun datang ke majelis Nabi saw. Karena saat itu banyak orang, ia malu untuk menyampaikan maksudnya. Akhirnya, ia kembali ke rumah.

Keesokan harinya, Rasulullah saw. mengunjungi rumah kami dan berkata kepada Fathimah r.ha., “Wahai Fathimah, apakah maksudmu engkau datang kemarin kepadaku?” Karena malu, Fathimah diam saja. Aku berkata, “Ya Rasulullah, ia menggiling gandum setiap hari sehingga timbul kapalan di tangannya, dan ia mengisi air hingga berbekas di dadanya, ia juga selalu membersihkan rumah sehingga kumal dan kotor bajunya, maka kemarin aku suruh ia mendatangi engkau untuk meminta seorang pelayan, karena aku dengar ada beberapa hamba sahaya wanita padamu.”

Maka Rasulullah saw. bersabda, “Wahai anakku, bersabarlah. Bertakwalah kepada Allah dan tetaplah menyempurnakan kewajibanmu dan pekerjaan rumahmu. Ketika kamu akan berbaring tidur, bacalah: Subhanallah 33 kali, Alhamdulillah 33 kali, dan Allahu Akbar 34 kali, ini lebih baik daripada seorang pembantu.” Fathimah r.ha. berkata, “Aku rela dengan keputusan Allah dan Rasul-Nya.” (Abu Dawud).

Kalau Fathmah r.ha putri seorang raja dunia dan akherat rela dan bahagia dengan keputusan seperti itu….. lalu bagaimana dengan kita, yang hanya putri seorang ayah….. yang tak memiliki jabatan apapun dimata Allah? Mampukan….. dan maukah….. kita hidup zuhud… sedang kita tahu bahwa ayah memiliki harta yang berlmpah?…..

Ya Rabbi….. berilah aku dan keluargaku sifat….. sebagaimana sifatnya para shahabat dan shahabiah. Amiin….. ya Robbal Alamin…

_____

Manusia… Apakah Dikau LUPA??

Wahai Manusia…..Apakah engkau lupa bahwa dunia ini bukanlah tempat tinggal tapi tempat untuk meninggal? Apakah engkau lupa …bahwa rumahmu yang sebenarnya bukanlah didunia tapi di akhirat? Apakah engkau lupa…hari-hari kau lihat orang mati dan kamupun antri mati? Apakah engkau lupa…bahwa dunia ini adalah sawah ladangnya akhirat?

Memang benar petani itu sejak pagi sampai sore gunakan dan habiskan waktunyadi sawah. Memang benar uang yang petani punya pasti dibelikan bibit untuk “DIBUANG” disawah. Memang benar uang yang petani punya pasti dibelikan pupuk untuk “DIBUANG” disawah. Memang benar uang yang petani punya pasti dibelikan obathama untuk “DIBUANG” disawah. Memang benar keluarga petani itupun diajak andil dalam menggarap sawah. Memang benar kerisauan petani itu hari-hari adalah tentang sawahnya.

TETAPI……ternyata tidak ada petani yang membuat gubuk disawahnya dari batubata, dikeramik, di genteng, diberi Televisi, dipasang AC, dibuat sedemikian indahnya. Tidak ada…dan pasti tidak ada.
Gubuknya hanya dari batang bambu dan atapnya dari damen saja. Tidak ada televisi, kipas angin, almari es, dan lain sebagainya. Kalaupun ia makan disana maka ia hanya membawa satu rantang makanan dan satu teko air minum. Disanapun petani tidak memakai baju batik yang bagus dan sepatu yang disemir kilap.

Petani berharap sawahnya panen tetapi tidak ada…TIDAK ADA hasil panennya yang dibiarkan teronggok disawahnya…..semua dibawa pulang kerumahnya.
Sadarlah wahai manusia bahwa kita ini lagi bertani…tapi jangan kau tinggalkan panenmu disawah….bawalah pulang kerumah….keakhiratmu.

_____

share save 171 16 Catatan Islami

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>